
RP9,000



| Minyak Zaitun Al Hikmah 150 ml Rp. 25000 | Minyak Zaitun Extra VirginAl Ghuroba’ 150 ml Rp 20.000
| Minyak Zaitun 150 ml Harga Rp 18.000
| Minyak Zaitun 25 ml Rp. 7000 |
| Minyak Zaitun Al Ghuroba Ukuran 30 ml Rp 6000
| Minyak Zaitun Al Ghuroba Ukuran 60 ml Rp 10.000
| Kapsul Minyak Zaitun Palestine (80 kapsul) Rp. 40.000
| Minyak Zaitun 75 ml Rp. 15.000
|
| Cream Zaitun Al Ghoruba Rp. 10.000 | Kapsul Minyak Zaitun Innolife (60 kapsul) Rp. 30.000
| Minyak Zaitun Al Amir Ukuran 4 liter Rp 230.000 | Minyak Zaitun Leriche 300ml Rp 30.000
|
Zaitun (Olea Europaea) sudah dikenal sejak dahulu oleh penduduk di kawasan Mediterania, sebagai makanan. Dengan mengkonsumsi zaitun, kondisi kesehatan mereka terbaik jika dibandingkan dengan yang lain. Angka penderita gangguan jantung lebih kecil dan kondisi kesehatan mereka tetap terjaga.
Beratus-ratus tahun yang lalu, dalam puisi Romawi disebutkan bahwa buah zaitun dapat memulihkan dan mempertahankan daya tahan tubuh. Tidak hanya buah zaitun, Hippocrates yang dikenal sebagai bapak ilmu kedokteran, mengungkapkan bahwa minyak zaitun bernilai terapi dan dapat digunakan untuk kesehatan. Dan ranting pohon zaitun dapat dipergunakan sebagai mahkota pada penobatan pemenang perlombaan, sebagai simbol kemenangan dan perdamaian.
Zaitun dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki iklim yang mirip dengan daerah Mediterania. Pohonnya berupa semak yang selalu berwarna hijau dengan tinggi 8 – 15 meter. Daun berwarna hijau keperakan berukuran panjang antara 4 – 10 cm, lebar 1 – 3 cm. Memiliki bunga yang berwarna putih dan buah yang berukuran 1 – 2, 5 cm. Biasanya panen dilakukan saat buah masih berwarna hijau, atau ketika buah sudah masak. Ciri buah masak adalah jika buah tersebut sudah berubah warna menjadi ungu gelap (untuk jenis zaitun hitam).
Zaitun dapat dikonsumsi secara langsung, ataupun diawetan terlebih dahulu dengan cara di fragmentasi. Dan sebelum difragmentasi, buah dikemas dalam larutan garam. Buah yang dikalengkan memiliki warna hitam karena pengaruh bahan kimia yang dicampurkan. Kulit bagian luar buah mengandung 60 – 70 % minyak. Minyak zaitun mengandung asam lemak jenuh (asam palmitat, asam stearat, asam arachidat, asam miristat, dan lignoserat dengan kadar kecil), asam lemak tak jenuh mono, asam lemak tak jenuh poli, vitamin E, dan vitamin K.
Yunani merupakan penghasil minyak zaitun dengan kualitas extra virgin olive oil terbesar di dunia. Minyak yang dihasilkan melalui proses penekanan tanpa penambahan kualitas bahan kimia. Sedangkan kualitas yang lain yang lebih rendah kualitasnya adalah minyak yang dibuat melalui proses kimiawi untuk menetralkan rasa yang kuat dan kandungan asam.
Manfaat mengkonsumsi buah dan minyak zaitun :
